TOP lahir pada 4 November 1987, bergolongan darah B, dan rapper dalam tim. Ia memiliki suara yang dalam dan hebat dalam menulis lirik dan beat box. Ia memulai karier aktingnya pada 2009 di Iris yang juga ditayangkan di Jepang. "Into The Fire", film yang dia bintangi diharapkan untuk tayang juga di Jepang.
Saat kamu jatuh cinta, akan menjadi lelaki seperti apakah kamu ?
- Dulu aku akan menjadi orang yang memberikan segala waktuku padanya tapi sekarang aku sedikit berubah. Aku tidak pandai dalam menyatakan cinta secara langsung, jadi aku akan menyampaikan cintaku dengan cara berbeda.
Bagaimanakah jarak antara dirimu dengan kekasih ?
- Itu bergantung pada siapa kekasih saya. Em .. Aku hanya akan membalas cintanya sejumlah yang ia berikan! Bercanda (tertawa). Kami berdua mandiri dan kami juga memberi sedikit jarak satu sama lain, inilah hubungan yang saya inginkan.
Apa yang kamu pikirkan tentang pernikahan sekarang ?
- Bagi saya tidak akan terlambat jika aku menikah pada umur 40. Pada saat ini, saya punya pekerjaan yang begitu banyak. Di situasi seperti ini, jika aku memulai hubungan dengan seorang gadis, aku mungkin tidak akan bisa memberikan perhatian seutuhnya padanya. Aku tidak akan membiarkan diriku menjadi orang seperti itu.
"Dia ingin menjaga jiwanya bersih dan indah untuk musik dan akting. Cara yang paling penting adalah menyampaikan pikirannya dengan kontak mata...." TOP hidup di dunianya sendiri. Karena dia ingin menyampaikan "dunianya" pada orang lain, ia memulai menulis puisi sejak umur 11 tahun.
-Ketika saya melihat ke belakang, saya masih bertanya-tanya apakah aku anak pemberontak (tertawa). Mungkin pemberontakanku pada saat itu berhubungan dengan Black music. Melalui puisi masa kecil, aku ingin menyalurkan pikiranku pada yang lain.
TOP sangat semangat untuk menyampaikan pikiran dan keinginannya dengan orang lain hingga sekarang.
- Hal ini berlaku juga di musik dan akting, yang kau perlukan tidaklah hanya menyampaikan pesanmu pada orang lain. Karena jika mereka tidak bisa memahaminya, itu akan sia-sa. Aku rasa definisi dari seni adalah menyalurkan perasaan dan pengalaman yang dimiliki sehingga kita bisa terhubung satu sama lain. Dalam pengertian ini, "kontak mata" adalah taktik yang penting untukku. Ketika aku ada didepan kamera atau di atas panggung, aku selalu menyampaikan pesanmu pada penonton dengan mata.
Karakter sentimen ternyata ia warisi dari kakeknya.
- Karena aku memiliki gen kakek, aku sangat suka bahasa. Itu sebabnya aku berpikir apakah aku harus menjadi rapper. Kata-kata yang kakek ucapkan sebelum meninggal sangat bermakna dan masih kusimpan di dalam hati.
Ia menyuruhku membersihkan jiwa dengan meditasi. Ini adalah istilah Korea yang berarti introspeksi, membersihkan, dan menghiasi jiwa. Ketika beristirahat, aku akan benar-benar menghias jiwa dan otakku. Di saat seperti itu, aku tinggal di rumah untuk membuat diriku rileks dan berpikir. Aku akan berusaha semampuku untuk tidak berpikir tentang hal-hal buruk dan menjaga diri dari pengaruh buruk. Untuk membuat musik dan akting, kemurnian sangatlah vital. Agar diriku tidak terpengaruh saat berekspresi, kurasa aku harus bekerja keras dalam melakukannya. Aku sudah lupa kapan aku memulai mengoleksi figur dan be@r brick (tertawa). Kurasa sisi innocent-ku terungkap ketika mengoleksi mereka.
Ada alasan lain mengapa dia tidak suka keluar ketika sedang libur.
-Aku tidak ingin membuang energi. Aku ingin menyimpannya untuk pekerjaan, Bagiku, energi tidaklah untuk kepentinganku sendiri, tapi untuk kalian semua.
Apa yang dia lakukan untuk meraih impiannya ?
-"Demi masa depan, hal yang paling penting adalah "jangan pernah kehilangan gairah." Sejujurnya, aku bukanlah tipe orang yang selalu membuat target untuk diri sendiri. Mengapa ? Mungkin jika aku menargetkan sesuatu lalu berhasil mencapainya, aku akan malas karena sudah merasa puas. Sebaliknya, jika aku tidak membuat target apapun tapi tetap bekerja dengan penuh gairah, ini adalah target terbesar dalam hidupku.
credit : alee @ iBigBang
English translation : Rice @ bigbangworld
Indonesia translation : ultramee @ BBIF
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar