Rapper dan aktor TOP, tertawa dan berkata, "Saya rasa interview ini adalah saat saya paling banyak berbicara sejak saya dilahirkan."
Meskipun saat syuting ia sering menderita insomnia dan tak bisa tidur selama berhari-hari, ia mengatakan bahwa ia dapat tidur dengan mudah sekali ketika pulang setelah interview hari ini.
TOP, yang telah berubah menjadi tentara pelajar berusia 17 tahun, Oh Jang Bum, tampak agak kurus dan sehat dengan wajah kuning langsat seolah-olah habis berjemur. Tapi dari itu semua hanya kepolosan yang dipancarkannya. "Saya kehilangan sekitar 10 pound dan wajah saya terlihat lebih cerah. Ketika saya dan member Big Bang sedang dalam pemotretan, saya begitu gelap dan membuat saya menonjol," jelasnya.
Di atas panggung, dia adalah salah satu Idol terbaik Korea, tetapi dalam industri film, dia adalah aktor berpotensi yang baru saja mendapat batu pijakan. Pemuda yang tulus ini akan berbagi pengalaman barunya si layar lebar.
Tekanan, ketegangan, memang mengganggu hatinya, tapi di sisi lain ia merasakan cinta dari seniornya sebagai magnae di antara aktor-aktor lain. Aura seorang aktor muda bersinar di sekitar Choi Seung Hyun, yang menggambarkan dirinya sebagai "karakter yang tidak suka setengah hati dalam bekerja dan mencoba untuk tidak mengatakan hal-hal yang tidak perlu."
Ini adalah debut layar lebar anda
▲ Aku benar-benar menghabiskan waktu syuting ini hingga membuat saya lupa diri. Saat syuting film ini, saya mengalami insomnia dan mimpi buruk untuk menjadi seorang Jang Bum. Saya mencoba untuk menghabiskan waktu sendiri dan berusaha membuat saya fokus. Saya berjuang melawan rasa kemalasan dalam diri saya. Saya bahkan tidak mempunyai siapapun untuk mengajari saya berakting. Sejak saya masih kecil, saya hanya menyadari fakta bahwa suara saya berbeda dari anak kecil kebanyakan.
Film pasti pilihan yang sulit untuk anda
▲Saya memang khawatir tentang hal itu. Saya bukanlah seorang aktor jadi saya banyak bertanya pada diri sendiri, apakah aku pantas untuk melakukan ini. Dan itu juga terjadi saat saya mengerjakan album solo. Saat membaca skenario, saya berpikir ini dapat membantu saya untuk menyadari hal lain dalam kehidupan ini, bukan sekedar penjelasan tentang perang. Saya merasakan rasa kemanusiaan yang kuat, dan aspek emosional yang menarik perhatian saya. Saya mulai ingin melakukannya, dan saya bertemu secara pribadi dengan sutradara Lee Jae Han dan berbicara banyak dengannya. Seperti sebuah takdir, kami sangat cocok sama lain secara emosional, dan dari situlah saya mulai mendapat kepercayaan. Sutradara Lee benar-benar memberi saya kepercayaan diri.
Apa yang sengaja anda lakukan untuk menjadi Jang Bum ?
▲ Untuk terlihat seperti anak 17 tahun, aku sengaja mengenakan pakaian yang kecil sehingga membuat bahu saya terlihat sempit, dan saya juga tidak ke gym. Jika saya ke gym, tubuh saya akan menjadi lebih kecil. Untuk menjadi seorang remaja, saya sengaja tidak memotong kuku dan membiarkan kotoran masuk ke dalamnya. Saya juga tidak sering menggosok gigi agar terlihat kuning. Saya ingin menjadi Jang Bum, saya ingin mengesampingkan diri saya sendiri.
Bagaimana sebenarnya kepribadian anda ?
▲ Saya sebenarnya mempunyai dua sisi kepribadian. Saya benar-benar serius ketika bekerja, dan saat tidak bekerja saya benar-benar suka bercanda. Saya tidak suka membuat masalah dan saya mencoba untuk mengatakan hal-hal yang perlu saja. (tertawa)
Bagaimana Choi Seung Hyun ketika berumur 17 tahun ?
▲ Saya adalah rapper underground yang sering perform di Hong Dae. Dulu saya tidak tahu bahwa saya akan menjadi seorang idol. Dan bahkan saya tidak pernah bermimpi untuk melakukannya. Saya merasa tidak mempunya bakat.
Aktor-aktor lain dalam film ini sangat mengagumkan dan terlihat kompetisi di antara mereka.
▲ Tidak seperti itu, sebenarnya kami sangat harmonis. Di lokasi syuting mereka merawatku dengan baik, bahkan kami masih berhubungan baik hingga sekarang. Saya menyukai mereka, dan mereka menyukai saya juga.
Anda tertua di Big Bang tapi termuda di lokasi syuting, sepertinya terlihat perbedaan.
▲ Sebagai anggota Big Bang, saya masih bisa bergantung dengan Presiden Yang dan bisa menghabiskan waktu dengan member lain, tapi di lokasi semuanya berbeda. Tapi karena senior saya sangat berpengalaman, mereka banyak menghibur saya dan memberikan saya saran dalam bertindak. Mereka mengatakan kepada saya bahwa untuk menjadi aktor besar, kita harus mempunyai keunikan sendiri dan membawa warna diri kita yang diperoleh dari pengalaman lalu. "Mereka banyak memeberi saya saran, bukan hanya sekedar cara berakting."
Bagaimana Big Bang menghibur anda ?
▲ Saya masih terus bersama mereka saat syuting film berlangsung. Saya menjadi sangat sensitif saat itu. Bolak-balik antara panggung dan lokasi film, membuat saya kehilangan identitas diri. Member lain yang melihat saya dari kejauhan, memaklumi kondisi saya saat itu. Mereka memang lebih muda secara umur, tapi mereka sangat dewasa dalam berpikir. Saya sangat sensitif pada saat itu, bahkan sampai membuat mereka takut untuk berbicara padaku.
Apakah anda merasakan pesona industri perfilman ?
▲Saya pikir setiap cabang seni itu menarik. Dalam "IRIS" saya berperan sebagai karakter fiksi, tapi dalam film ini saya harus lebih manusiawi dan banyak bersimpati emosional. Kepribadian saya berubah saat menjadi Jang Bum. Saya belajar bagaimana melihat dunia dari mata seorang anak, melupakan hal-hal buruk di masa lalu, untuk bisa membuka hati saya. Saya juga mulai banyak bicara. Jika saya merasa takut dan tidak yakin dengan image-ku, saya belajar untuk mebuka hati saya melalui karakter Oh Jang Bum. Aku berusaha untuk menjadi ceria sepert dia dan ada aspek dalam diriku yang benar-benar berubah.
Apa yang anda pikir saat melihat diri anda di layar lebar ?
▲ Saya benar-benar merasa baru. Saya berpikir bahwa saya banyak menempatkan diriku dalam karakter tersebut, saya menjadi lebih gugup dari hari ke hari karena tekanan dan antisipasi akan reaksi penonton. Akan menjadi seperti apa film itu juga keinginan untuk mempesona para penonton.
Apakah anda berencana untuk terus berakting ?
▲ Saya cenderung mencoba untuk lebih berhati-hati dalam memutuskan, saya akan melakukan jika orang-orang ingin saya untuk melakukannya. Bukan karena keinginan saya sendiri.
Adakah yang anda sesalkan dalam film itu ?
▲ Saya tahu bahwa banyak orang yang menonton karena keterlibatan saya dalam film, tapi saya percaya bahwa ini lebih dari pengaruh diri saya sendiri. Saya memainkan sebuah film yang besar dan saya telah melakukan bagian saya dengan sebaik mungkin.
c : seungie
post taken from : iBB
indo trans by : ultramee @ BBIF
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar